November 27, 2020

cialis12sample.com

Info Traveling dan Wisata

Fakta Seputar Kebersihan di Negara Jepang

Fakta Seputar Kebersihan di Negara Jepang

Jasa Poles Marmer Jakarta – Semua orang tahu bahwa Jepang sangat disiplin dengan kemurnian. Tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi menjaga kebersihan merupakan salah satu bentuk takwa dalam menjalankan ibadah. Liburan ke negara sakura Jepang saat ini menjadi impian banyak orang. Selain budaya yang disorot, Jepang sangat jawa dengan kemurniannya. Ini bisa kita lihat dari pembersihan di setiap sudut kota. Meski sederhana, kebersihan sudah menjadi tanggung jawab utama seluruh warga Jepang. Sikap disiplin ini rupanya tumbuh dari agama yang mereka nyatakan, Shinto.

Fakta Seputar Kebersihan di Negara Jepang

Sebelum agama Buddha masuk ke Jepang, Shinto sudah ada. Shinto artinya jalan Tuhan. Kebersihan adalah inti dari ajaran Shinto. Artinya, menjaga kebersihan merupakan bentuk kesalehan Shinto. Berangkat dari kesalehan, warga Jepang memasukkan praktik kebersihan di kelas sekolah. Selama 12 tahun pendidikan, anak-anak mendapatkan jadwal pembersihan harian. Ketika mereka datang ke sekolah, para siswa mengganti sepatu mereka dengan sepatu khusus. Sepatu disimpan di loker masing-masing siswa. Saat berada di rumah, anak-anak kembali mengingatkan orang tuanya untuk tetap bersih. Hidup di tempat yang kotor adalah hal yang buruk.

Ritual Kebersihan di Jepang

Tingkah laku murni kini menjadi salah satu daya tarik di Jepang, seperti ritual 7 menit membersihkan sampah di Shinkansen. Dalam aksinya, para pembersih menunjukkan kepintarannya saat membersihkan kereta dengan petir. Faktanya, disiplin sampah orang Jepang telah mengejutkan dunia sejak lama. Saat mengikuti Piala Dunia di Brazil dan Rusia, orang Jepang kembali menunjukkan kegilaannya akan kebersihan. Setelah nonbar, mereka kembali membersihkan jalanan untuk membuang sampah.

Bahkan para pemain sepak bola Jepang memiliki kebiasaan yang sangat baik untuk keluar dari ruang ganti. Ruang ganti yang umumnya berantakan setelah dipakai terlihat sangat bagus dan bersih setelah dipakai oleh pemain Jepang. Sekali lagi, bukan hanya rutinitas, kebersihan menjadi amalan takwa. Setiap pukul 08.00 WIB, para pekerja kantoran dan pegawai toko akan terlihat membersihkan jalanan di sekitar tempat kerja mereka. Begitu juga dengan anak-anak, mereka akan dengan sukarela membersihkan dan memungut sampah di jalanan area sekolah. Orang Jepang memiliki kebiasaan membuang sampah bersama mereka. Jangan lupa sampah plastik, puntung rokok tidak terlihat di jalan-jalan Jepang. Jangan membuang tanda sampah yang dilukis di jalan.

Warga Jepang Sangat Perhatian Dalam Urusan Kebersihan

Membersihkan orang Jepang bukan hanya perusahaan sampah. Bahkan dalam transaksi uang, orang Jepang tidak mau kotor. Jika diperhatikan, orang Jepang tidak pernah memberikan uang langsung dari tangan mereka. Mereka akan menyiapkan lencana uang tunai khusus untuk pelanggan hotel, toko, atau taksi. Kesadaran masyarakat akan lingkungan yang sehat terus terwujud dalam gaya hidup sehat. Jika seseorang terserang flu, orang tersebut segera menggunakan cacing agar tidak menulari lingkungan.

Alasan yang lain yaitu dampak lingkungan. Jepang memiliki lingkungan yang panas dan lembab selama musimnya. Udara yang lembab dan hangat berarti makanan cepat terinfeksi bakteri. Itu sebabnya Jepang sangat tergila-gila pada kebersihan. Kunci Shintoisme adalah kegers atau kenajisan. Ritual penyucian dilakukan oleh pendeta jika seseorang menderita Karee. Sebelum masuk Islam, masyarakat Shinto sudah mengetahui tentang praktik mencuci sebelum memasuki pura. Mereka akan membasuh tangan, kaki dan mulutnya dari air yang telah disediakan. Ini juga sebagai tanda penyucian sebelum memasuki rumah ibadah.

Terus menjaga reputasi sebagai negara yang bersih, masyarakat Jepang memaksakan diri untuk terus menjaga kebersihan lingkungan. Gengsi dan ketakutan ternoda nama baik adalah kunci dari praktik kebersihan sehari-hari. Nah dalam hal seperti ini Indonesia tentu saja perlu terus belajar dari Jepang. Bagaimanapun, lingkungan yang bersih adalah cerminan dari masyarakat yang terpelajar. Ayo, mulailah mencintai lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.