November 27, 2020

cialis12sample.com

Info Traveling dan Wisata

Teknik Mencuci Baju Tie-dye

Teknik Mencuci Baju Tie-dye

Jasa Poles Marmer Jakarta – Tie-dye atau dalam bahasa Indonesianya tie-dye adalah teknik pewarnaan kain dengan cara mengikat kain (bisa pakai karet) lalu diwarnai atau ditumpahkan pewarna. Pewarna ikat ini sudah berkembang sangat lama, bahkan di Indonesia yang oleh orang Jawa biasa disebut “jumputan”. Baru-baru ini, tie-dye kembali menjadi topik hangat di industri fashion. Banyak anak muda berlomba membuat warna dasi versinya sendiri di rumah. Karena pembuatannya tidak terlalu sulit, maka banyak orang yang ingin membuat warna dasi versinya sendiri. Umumnya baju tie-dye dibuat pada pakaian atau kain biasa seperti putih atau hitam.

Teknik Mencuci Baju Tie-dye

Mencuci Dengan Cara Manual

Kami menganjurkan agar Anda mencuci kain pewarna ikat dengan tangan kosong. Untuk hasil yang maksimal, kain pengikat harus dicuci dengan tangan. Hindari penggunaan pembersih keras dan pelembut kain agar warna pewarna pengikat dapat bertahan dan tidak luntur akibat bahan keras tersebut. Gunakan tanah liat atau soda kue sebagai pengganti detergen.

Hindari Menggosok dan Mengucek Terlalu Keras

Karena Anda mencuci kain dengan tangan, Anda tidak boleh menggosok dan menekannya terlalu keras dan keras, karena dapat memudarkan kain. Jadi sebaiknya cuci saja cukup dengan mengangkat dan mencelupkannya ya?

Bersihkan Noda Dengan Jarimu

Jika ternyata masih menemukan noda membandel saat mencuci, sebaiknya bersihkan bagian yang kotor dengan jari tangan untuk menggosok bagian yang kotor. Gosok perlahan sampai noda hilang. Ingat, hati-hati! Jangan terlalu heboh, digosok, mungkin tidak menghilangkan noda tapi malah motif warna dasi menghilang hihi ~

Bilas Pakai Air Bersih

Setelah kain ikat dibersihkan, jangan lupa bilas dengan air bersih! Kemudian dilap dengan cara menggantungnya di tempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung.

Hindari Untuk Langsung Menyererika

Langkah terakhir guys! Jadi saat sudah kering, jangan langsung disetrika! Lebih baik tidak menyetrika pengikat dengan setrika biasa. Setrika uap bisa menjadi pilihan yang sangat baik untuk mengganti setrika biasa. Untuk kamu yang belum punya setrika uap tetap bisa pakai setrika biasa asal tidak terlalu panas ya setrika!

Beberapa Hal Yang Harus Diperhatikan Ketika Mencuci Baju Tie-dye

  1. Cuci secara terpisah : Cuci produk baju tie-dye secara terpisah dengan produk beju yang lain. Tujuan utamananya agar setiap item tidak tercampur atau terkena luntur.
  2. Gunakan sabun mandi untuk mencuci : Cuci produk tie-dye dengan menggunakan sabun mandi. Hindari penggunaan detergen karena dapat menyebabkan warna cepat pudar.
  3. Keringkan di tempat teduh : Keringkan produk tie dye di tempat yang teduh dan jangan sampai terkena sinar matahari langsung agar pewarna bisa bertahan lama.

Cara Membuat Kaos Tie-dye Spiral

Alat dan bahan:

– Kaos putih polos (sebaiknya yang berbahan katun)

– Warna pakaian

– Karet gelang atau tali

– Sarung tangan

– Plastik atau ritsleting

Cara Untuk Melakukannya

Letakkan kemeja di atas permukaan yang rata. Jepit bagian tengah kaos lalu gulung secara spiral. Pastikan melakukannya secara perlahan dan ratakan bagian kaos saat anda menggulung agar hasil spiral merata. Gunakan 4-5 karet gelang untuk mengikat gulungan baju. Cara mengikatnya dengan arah berlawanan hingga gulungan kaos terbagi menjadi 8-10 bagian. Kemudian tuangkan pewarna ke setiap bagian baju. Kemudian letakkan kaos yang sudah diwarnai dalam kantong plastik kemudian tunggu selama 8 jam sampai 24 jam untuk hasil warna yang maksimal. Setelah selesai, keluarkan kemeja dari kantong plastik dan cuci kaos berwarna dasi dengan cara di atas.